Berita
TADABUR ALAM KELAS 3
Tanggal : 02/19/2024, 21:21:00, dibaca 179 kali.
(GTT/Minuman Mashacky/SLG-Kediri)
Rabu, 18 Oktober 2023. Langit nampak cerah matahari tersenyum merekah menyambut antusias para santri kelas 3 SD Islam Al Azhaar yang akan melaksanakan Tadabur Alam. Pagi ini pukul 07.00 WIB seluruh santri kelas 3 dengan jumlah 119 santri berbondong-bondong berkumpul di Beranda kelas 3. Mereka akan melaksanakan Tadabur Alam di wisata edukasi minuman Mashacky, GTT ( Gudange Tahu Takwa) dan SLG (Simpang Lima Gumul) yang lokasinya ada di Kediri. Rasa semangat dan riang gembira nampak menyelimuti wajah para santri yang sedang duduk bersila berbaris rapi di Beranda kelas 3. Sebelum berangkat para santri mengikuti doa bersama yang dimulai dari pembacaan dzikir jamai, pembacaan surat pendek dan melaksanakan sholat dhuha berjamaah. Setelah sholat dhuha selesai para santri dibekali pengetahuan seputar tempat yang akan mereka kunjungi sekaligus pembukaan dari ustadz Gatot.
Keberangkatan menuju ke lokasi Tadabur Alam yaitu menggunakan dua bus. Bus yang pertama diisi oleh santri perempuan dan bus kedua diisi oleh santri laki-laki. Setiap bus diisi oleh penggabungan dari kelas 3A, 3B, 3C, 3D, 3E dan 3 Tabarok. Setiap bus juga ada wali kelas dan guru pendamping yang mendampingi santri dalam melaksanakan Tadabur Alam. Pukul 08.20 WIB bus berangkat ke lokasi wisata edukasi minuman Mashacky dan GTT ( Gudange Tahu Takwa) yang lokasi keduanya saling berdekatan. Perjalanan yang ditempuh dari SD Islam Azhaar ke lokasi wisata sekitar 1 jam. Sesampainya di tempat lokasi wisata para santri disambut hangat oleh pemilik dan para karyawan yang sedang bekerja disana.
Tujuan pertama yang dikunjungi yaitu di GTT (Gudange Tahu Takwa). Para santri berbaris rapi di depan GTT dan mendapat arahan tentang prosedur ketika memasuki GTT. Para santri secara bergantian bersama kelompoknya memasuki GTT yang dipandu oleh pak Nyamat yang bertugas menyampaikan tentang GTT dan proses pembuatan tahu takwa. Para santri yang memasuki GTT dijelaskan tentang bahan, alat-alat serta langkah-langkah pembuatan tahu takwa. Dalam pembuatan tahu takwa bahan dasar yang digunakan adalah kedelai. Adapun langkah-langkah dalam pembuatan tahu takwa yaitu Kedelai yang sudah disiapkan dicuci bersih menggunakan air bersih, kemudian direndam menggunakan air bersih kurang lebih 5 jam. Setelah 5 jam kedelai yang sudah direndam akan membesar, setelah membesar kedelai dicuci lagi kemudian digiling menggunakan mesin penggiling. Apabila ingin membuat di rumah bisa juga menggiling menggunakan blender. Setelah digiling menggunakan air kemudian dimasak hingga mendidih dan lalu disaring menggunakan kain sari atau kain kerudung putih. Ampas kedelai disisihkan dan sari kedelai dicampurkan dengan cuka sehingga sari kedelai akan merekat dan menggumpal. Jika sudah menggumpal kemudian dicetak dan diatas cetakan diberi pemberat. Setelah gumpalan tadi menjadi tahu yang padat kemudian ditunggu, lalu ditiriskan dan dipotong kotak-kotak. Kemudian dimasukkan ke penguningan. Penguningan yang digunakan yaitu menggunakan kunyit dan garam yang digunakan sebagai bahan pengawet alami. Setelah dimasak dengan kunyit hingga mendidih kemudian didinginkan. Tahu yang sudah dingin bisa dikonsumsi lalu dikemas dan dijual.
Ketika pak Nyamat menjelaskan para santri nampak fokus mendengarkan penjelasan dari beliau. Setalah semua santri mendapat penjelasan tentang proses pembuatan tahu Takwa, kemudian santri berbaris rapi dan berangkat menuju lokasi kedua yaitu pembuatan minuman Mashacky yang lokasinya hanya berjarak kurang lebih 100 meter dari lokasi GTT. Sesampainya dilokasi pembuatan minuman Mashacky para santri duduk berdampingan mendengarkan sambutan dari pak Nyamat yang merupakan pemilik usaha minuman Mashacky. Tidak lupa para santri diajak berdoa terlebih dahulu dan juga ice breaking agar para santri lebih semangat dalam mendegarkan dan memahami penjelasan yang akan diberikan oleh pak Nyamat tentang apa minuman Mashacky itu dan bagaimana cara pembuatannya.
Home industri minuman Mashacky merupakan usaha yang didirikan oleh bapak Nyamat Rachman yang didirikan pada bulan oktober tahun 2017. Nama Mashacky sendiri diambil dari singkatan Masha dan Ricky yang merupakan nama kedua anak beliau. Awalnya minuman yang pertama kali diproduksi adalah kunyit asam dengan tujuan untuk memperkenalkan minuman tradisional jawa dalam kemasan kepada masyarakat. Pendistribusian produksi minuman Mashacky pada saat itu masih terbatas yaitu hanya di toko-toko sekitar. Namun seiring perkembangan pasar bermunculanlah ide-ide untuk menemukan inovasi baru dari hasil sumber alam yang tidak jarang ditemui disekitar wilayah Kediri yakni minuman sinom jawa, jeruk nipis, sari labu madu, sari markisa, beras kencur dan teh rempah. Produk ini memiliki keunggulan yaitu tanpa bahan pengawet dan tanpa endapan. Pada tanggal 23 Juli 2021 minuman Mashacky mendapatkan ijin BPOM dan pada tanggal 06 Oktober 2021 minuman Mashacky mendapatkan ijin halal dari MUI.
Para santri juga diajak untuk praktik membuat minuman Mashacky rasa kunyit sinom. Adapun bahan yang digunakan yaitu asam jawa 280 gram, kunyit 300 gram, daun sinom 200 gram, gula pasir 2.350 gram, garam 17 gram. Adapun langkah-langkah pembuatannya yaitu kupas kunyit lalu diblender atau ditumbuk. Peras asam jawa bersama air sedikit demi sedikit. Nyalakan kompor rebus air asam lalu masukkan daun sinom dan kunyit sampai mendidih. Masukkan gula, garam, rebus hingga benar-benar mendidih. Lalu matikan kompor. Setelah praktik pembuatan minuman Mashacky selesai kemudian kegiatan ditutup dengan doa dan berfoto bersama dan berpamitan untuk melanjutkan perjalanan berikutnya.
Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 13.00 WIB saatnya untuk istirahat dan melaksanakan sholat dhuhur. Kami melaksanakan sholat dhuhur berjamaah di masjid Al Habibi Sukorejo. Setelah selesai kami melanjutkan perjalanan terakhir kita di SLG (Simpang Lima Gumul). Sesampainya di SLG para santri diberi arahan oleh ustadz Edi. Kemudian para santri makan siang bersama dan setelah selesai para santri diperbolehkan untuk bermain di sekitar area SLG. Waktu sudah menunjukkan pukul 15.30 WIB para santri dihimbau untuk segera kembali ke tempat parkiran menuju busnya masing-masing untuk bergegas pulang ke SD Islam Al Azhaar tercinta. Pada pukul 16.30 WIB rombongan kelas 3 telah sampai di SD Islam Al Azhaar dan para santri dijemput oleh orang tuannya masing-masing. Alhamdulillah acara selesai dan berjalan dengan lancar semoga ilmu yang para santri peroleh ketika Tadabur Alam pada hari ini dapat bermanfaat serta dapat menambah pengalaman dan pengetahuan para santri.
Kembali ke Atas
Berita Lainnya : |
| Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas |
Komentar :
Kembali ke Atas


Total Hits
Hari ini
Member Online